Perawatan Oil Water Separator di Kapal KM Mutiara Berkah II

Authors

  • Muhammad Ivan Devara Politeknik Pelayaran Barombong
  • Supardi Politeknik Pelayaran Barombong
  • Rony Kusmaladi Politeknik Pelayaran Barombong
  • Abu Bakar Politeknik Pelayaran Barombong
  • Paulus Banto P. Politeknik Pelayaran Barombong

Keywords:

Oil Water Separator, Maintenance, Oil Content Monitor, MARPOL, Marine Pollution

Abstract

Marine pollution caused by the disposal of oily waste from ships is an environmental problem that requires serious attention. The Oil Water Separator (OWS) is auxiliary equipment on ships used to separate oil from bilge water before it is discharged into the sea in accordance with MARPOL Annex I regulations, which limit oil content to a maximum of 15 PPM. However, several operational problems were found that caused the OWS performance on board KM Mutiara Berkah II to become less optimal. This study aims to determine the maintenance frequency of the OWS, identify the indicators and causes of OWS disturbances, and analyze maintenance efforts to maintain optimal OWS performance. This study used a qualitative research method with data collection techniques consisting of observation, interviews, documentation, and literature study during sea practice in 2025 aboard KM Mutiara Berkah II owned by PT Atosim Lampung Pelayaran. The results showed that OWS maintenance was carried out daily, weekly, and monthly. The problems found included damage to the Oil Content Monitor (OCM) motherboard, accumulation of sludge and oil in the coalescer, filters, and separator tank, causing the oil content to reach 17-18 PPM, exceeding the required standard limit. After cleaning, flushing, and component repairs were carried out, the OWS performance returned to normal and the system operated according to SOP. Therefore, periodic maintenance and routine component inspections are essential to maintain OWS performance and prevent marine environmental pollution.

 

ABSTRAK

Pencemaran laut akibat pembuangan limbah minyak dari kapal menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang perlu mendapat perhatian serius. Oil Water Separator (OWS) merupakan peralatan bantu di kapal yang berfungsi memisahkan minyak dari air got sebelum dibuang ke laut sesuai ketentuan MARPOL Annex I dengan batas maksimal kandungan minyak 15 PPM. Namun, dalam pengoperasiannya masih ditemukan beberapa kendala yang menyebabkan performa OWS tidak bekerja secara optimal di kapal KM Mutiara Berkah II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui frekuensi perawatan OWS, mengidentifikasi indikator dan faktor penyebab gangguan pada OWS, serta mengetahui upaya perawatan untuk menjaga performa OWS agar tetap optimal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur selama praktek laut tahun 2025 di KM Mutiara Berkah II milik PT Atosim Lampung Pelayaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawatan OWS dilakukan secara harian, mingguan, dan bulanan. Gangguan yang ditemukan meliputi kerusakan motherboard Oil Content Monitor (OCM), penumpukan lumpur dan minyak pada coalescer, filter, dan tabung pemisah yang menyebabkan kadar minyak mencapai 17-18 PPM atau melebihi batas standar. Setelah dilakukan cleaning, flushing, dan perbaikan komponen, performa OWS kembali normal dan sistem dapat bekerja sesuai SOP. Dengan demikian, perawatan berkala dan pemeriksaan komponen secara rutin sangat penting untuk menjaga kinerja OWS dan mencegah pencemaran lingkungan laut.

References

Achmadita, A. (2021). Studi Implementasi Marpol 73/78 Annex I Pada Kapal Di Pelabuhan Berukuran Kecil: Studi Kasus Pada Pelabuhan Biringkassi.

Agustini, Aully Grashinta, San Putra, Sukarman, F. A., Guampe, Jakub Saddam Akbar, M. A. L., Iyam Maryati, Ririnisahawaitun, Romi Mesra, M., Nurmalia Sari, Paulus Robert Tuerah, M. V., & Rahmadhani, R. R. (2015). Metode Penelitian Kualitatif (Teori dan Panduan Praktis Analisis Data Kualitatif). In Metode Penelitian Kualitatif (Number 17).

Hartono, R. (2023). Analisis Meningkatnya Kandungan Minyak Hasil Proses Oily Water Separator Di Atas Kapal Mv. Aliyah Pertiwi Rudi Hartono.

IMO, I. M. O. (2017). MARPOL Annex I – Prevention of Pollution by Oil. IMO Publishing.

Irmawan. (2021). Manajemen Perawatan Oil Water Separator (OWS) Dalam Mencegah Pencemaran Laut. Jurnal Unimaramni.

MARPOL. (2021). Pengesahan: 1973 (Konvensi), 1978 (Protokol 1978), 1997 (Protokol - Lampiran VI); Mulai berlaku: 2 Oktober 1983 (Lampiran I dan II).

Menteri Perhubungan. (2022). Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor Pm 24 Tahun 2022 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor Pm 29 Tahun 2014 Tentang Pencegahan Pencemaran Lingkungan Maritim. (8.5.2017), 2003–2005

Pratama, B. (2018). Analisis Meningkatnya Kandungan Minyak Hasil Proses Oil Water Separator Di Atas Kapal Lct. Moriba II. Jurnal Politeknik Negeri Samarinda.

Prihastuti, A. D., Abdurohman, A., & Thoriq, W. I. (2024). Dampak Pemeliharaan Serta Pengoperasian Oily Water Separator Dalam Upaya Mencegah Pencemaran Laut Oleh Minyak Dari Kapal. AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam Dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584), 5(01), 433–444.

Rahman, A. (2018). Teknologi Pengolahan Limbah Minyak di Kapal. Jakarta: Penerbit Bahari.

Ramadhan, G. (2024). Karya Ilmiah Terapan Optimalisasi Oil Water Separator Sesuai Plan Maintenance System Di Kapal Spob Tirta Samudra Program Studi Diploma Iii Teknologi Nautika Politeknik Pelayaran Sumatera Barat Tahun 2024. Jurnal Poltekpel Sumbar.

Santiko, T., Tazani, A. A., & Wanto, K. (2020). Analisis Kandungan Minyak Pada Oil Water Separator Di Mt. Ontari. Jurnal Sains Dan Teknologi Maritim, 20(2), 119.

.Sarifuddin, S. (2024). Analisa Kinerja Oily Water Separator (OWS) di Kapal SPOB. Seroja III. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 6(4), 1271-1281.

Sugiyono, P. D., & Lestari, M.Si, P. D. P. (2021). Metodologi penelitian komunikasi (P. D. Sunarto, M.Si, Ed.). ALFABETA, CV.

Setiawan, T. E., Haeruddin, & Ain, C. (2014). "Efisiensi Penggunaan Oil Water Separator Pada Kapal Penangkap Ikan Untuk Pencegahan Pencemaran Minyak Di Laut (Studi Kasus Km Mantis) Di BBPPI Semarang. Journal of Innovative and Creativity, 3.

Setiyowati, D., Ayub, A. F., & Zulkifli, M. (2016). Statistik Sumber Daya Laut dan Pesisir (S. D. S. L. Hidup & S. D. of E. Statistics, Eds.). Badan Pusat Statistik / BPS-Statistics Indonesia.

Trinata, M., Arleiny, A., Fatimah, S., All Fattah Subrantas, A., & Dwi Pangestu, D. (2021). Efektifitas Teknologi Modern Oil Water Separator (Ows) Di Kapal Dalam Menanggulangi Pencemaran Minyak. Jurnal 7 Samudra, 6(1).

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Devara, M. I., Supardi, Kusmaladi, R., Bakar, A., & P., P. B. (2026). Perawatan Oil Water Separator di Kapal KM Mutiara Berkah II. Hengkara Majaya, 7(2), 50–61. Retrieved from https://jurnal.poltekpelbarombong.ac.id/index.php/hmj/article/view/171

Issue

Section

Articles